Chiang Mai, Thailand


Chiang Mai, 1.2.2016.

Ini pertama kali datang ke kota ini karena sebelumnya hanya dengar kalau kota ini pernah jadi tuan rumah The Southeast Asian Games ke-18 tahun 1995. Saya pikir kota ini masih traditional karena kalau dari lihat travel guide di sini terkenal dengan manusia yang menggunakan kalung leher banyak.

 

IMG_3497

Saya ke sini menghadiri The 19th APT Wireless Group yaitu forum study bagi negara-negara Asia Pacific untuk Telecommunity terutama di bidang wireless. Ada sekitar 150 delegasi dari berbagai negara di kawasan ini yaitu yang termasuk pada Region 3 ITU. Selain negara-negara yang sudah kita kenal ternyata ada juga negara Palau, Fiji, Samoa, dan lain-lain.

IMG_3508

Saya bertugas sebagai chairman Task Group Fixed Mobile Convergence pada event ini. Di sini saya memimpin sidang untuk merumuskan hasil study tentang cloud femtocell di negara-negara anggota.

IMG_3476

Malam hari saatnya mencari makan malam kami mencoba makanan traditional. Ternyata walaupun produksi beras di sini lumayan tinggi namun konsumsi beras oleh masyarakatnya tidak berlebihan seperti kita di Indonesia. Lauk banyak ikan-ikanan seperti cat fish, prawn, cumi-cumi, dll. Bumbu-bumbunya khas seperti tom yam kung.

IMG_3494

IMG_3435

Malam berikutnya kita coba jalan-jalan ke tempat makan yang agak jauh. Ketemulah kita dengan tempat makan muslim dari warga Thailand. Mereka bisa menyebutkan udang, ayam dan menu lainnya dalam Bahasa Melayu. Saya pikir orang Malaysia ternyata mereka memang Thailand muslim. Ada dua pengaruh muslim di sini pertama dari kawasan Pattani, bagian selatan dan pengaruh dari muslim China bagian utara.

IMG_3472

Sempatkan lihat-lihat di Night Market yang terkenal itu. Beli pashmina untuk istri dan keluarga yang cukup banyak, 16 potong. Di sini memang boleh deal dengan penjual, namun pemerintah Thailand menyarankan agar tidak terlalu kejam menawarnya, karena satu dollar yang mungkin tidak berarti bagi kita namun sangat berarti bagi mereka. Barang pashmina nya memang bagus. Kalau gak salah satu potong pashmina dapat harga 200 Baht.

IMG_3518

Turis di sini sangat banyak baik dari Eropa, Timur Tengah maupun Asia Timur. Pas mau makan malam mencoba restoran muslim. Oh ternyata ada di dekat masjid di sekitar Night Market. Ada muslimah Korea yang jualan semacam makanan Korea walaupun murah tapi rasanya tetap mantab.

IMG_3496

Ada makanan khas di sini yang saya suka selain Tom Yam Kung yaitu rice mango. Beras ketan yang dimasak pulen diberi susu atau perasan kelapa manis dan diberikan topping mangga manis dan granule dari kacang-kacangan. Rasanya wow!

IMG_3498

Buat saya kota ini recommend untuk masuk list tempat yang menarik dikunjungi keluarga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s