Apple Menjadi Operator Wireless?


Hari ini saya menemukan istilah the Prisoner’s Dilemma. Apakah itu? Menurut Wikipedia, artinya kurang lebih seperti ini.

” Ada dua orang yang ditahan polisi, namun polisi tidak mempunyai cukup informasi yang meyakinkan dari kedua. Setelah mereka dipisahkan, kemudian polisi menawarkan suatu deal yang sama bagi keduanya. Jika salah satu orang tersebut memberikan kesaksian (berkhianat) atas temannya sedangkan yang lainnya tetap bertahan tidak memberikan kesaksian (kooperatif) atas temannya maka yang bersaksi akan dibebaskan sedangkan yang silent (diam) tidak memberi kesaksian dituntut satu tahun penuh. Jika keduanya diam, maka keduanya akan dijebloskan ke penjara selama satu bulan dengan tuduhan ringan. Jika keduanya saling mengadukan yang lainnya maka masing-masing akan menerima ganjaran penjara tiga bulan. Masing-masing tahanan harus memilih apakah bersaksi atau diam, sedangkan keputusan dari masing-masing dijaga kerahasiaannya. ”

Apakah yang akan mereka lakukan?

Saya hanya ingin bercerita tentang rencana Apple menjual layanan wireless langsung ke pelanggan iPad dan iPhone nya.  Pertama, Apple akan menjual paket data bundling dengan iPad. Kemudian dia juga akan jualan data dan roaming internasional handset iPhone melalui iTunes Store nya. Dan terakhir Apple akan membuat deal dengan operator-operator besar sehingga dia dapat menjual layanan wireless langsung ke pelanggannya sebagai Apple Mobile.

Apakah operator-operator domestik dan global seperti AT&T, Vodafone, Telefonica, Telkomsel akan menangkap bola yang digelindingkan Apple ini? Banyak orang terperangah enam tahun yang lalu ketika AT&T melakukan deal dengan Apple untuk menjadi operator yang menjual iPhone enam tahun yang lalu. Conventional wisdom akan mengatakan bahwa hanya operator-operator yang struggling saja yang berkompromi dengan Apple, tetapi Apple membuat orang “think different.” Deal pertama iPhone adalah strategi brilliant yang berlanjut dengan pembagian dividen yang sangat besar untuk AT&T.  Di triwulan terakhir tahun tersebut akhirnya 4 dari 5 telepon yang dijual AT&T adalah iPhone.

Apple dapat membuat penawaran sehingga operator tidak kuasa menolak. Hari ini operator bergerak sangat sulit mengatakan “tidak” kepada perusahaan yang sedang berkembang dan membuat device yang dia jual banyak diinginkan orang. Operator dihadapkan pada kasus klasik the Prisoner’s Dilemma. Operator besar takut bila bilang “tidak”, bisnis dan pertumbuhan revenue akan lari ke operator pesaing dan dia terdepak keluar arena.

Apa kabar Google?

Google nampaknya tidak punya minat jualan retail seperti yang dilakukan Apple.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s