Menghitung Kapasitas Pelanggan CDMA di suatu Area


Oleh: Hazim Ahmadi

Saya sering mendapatkan pertanyaan dari berbagai kalangan, mengenai berapa jumlah pelanggan yang dapat dilayani oleh operator CDMA dengan 3 frekuensi pembawa secara nasional.  Pertanyaan tersebut sederhana, namun untuk menjawabnya tentu tidaklah sesederhana itu. Karena hal ini banyak aspek yang harus dipertimbangkan. Kita lihat misalkan yang dimaksud pelanggan adalah dari sisi radio. Maka hal ini tergantung pada berapa jumlah bts sistem tersebut, berapa lama habit pelanggan berkomunikasi, bagaimana mobilitas pengguna, terminal jenis apa yang digunakan, berapa luas area cakupan dan berapa kapasitas sistem per carrier frequency. It’s so complicated.

Namun tetap saja secara engineering setiap pertanyaan dapat dijelaskan menurut kacamata orang awam secara sederhana. Nah saya menyempatkan merangkum tulisan saya dan inilah hasilnya.

Tulisan ini tidak akan memaparkan bagaimana dan berapa jumlah BTS yang dapat diimplementasikan pada suatu wilayah. Ada beberapa pertimbangan diantaranya jumlah BTS dapat digelar kapan dan dimana saja yang diingini operator selama proses akuisi lahan dapat dilaksanakan. Sebaliknya meskipun secara perhitungan didapatkan jumlah BTS yang pantas dipasang untuk mencakup suatu kota, bila operator sulit mendapatkan akuisisi lahan maka implementasi BTS tidak mungkin dilaksanakan.

crowd

Solusi yang diberikan dalam tulisan ini adalah dari sekian BTS yang sudah terpasang berapa jumlah pelanggan yang dapat dilayani dengan sistem CDMA2000 1X.

Misalnya diambil contoh perhitungan untuk wilayah kota K. Area cakupan di wilayah ini meliputi kota K tersebut dengan morfologi lengkap menggambarkan kondisi urban, sub urban dan rural.

Informasi data kota K adalah:

Luas area : 326.360 m2.

Jumlah BTS : 155 situs.

Konfigurasi BTS S3/3/3 artinya 3 carrier dengan 3 sektor sel.

Kapasitas pengguna per carrier : 36,

maka jumlah saluran yang tersedia adalah:

= jumlah BTS x jumlah sektor per BTS x jumlah carrier per BTS x jumlah saluran (kanal tersedia per sel).

= 155 x 3 x 3 x 36

= 50.220 saluran.

 Dengan dibagi oleh area yang dicakup maka didapatkan jumlah saluran per kilometer persegi adalah,

= jumlah saluran seluruh K: luas area K

= 50220 : 236,36

= 153,88 saluran per kilometer persegi.

Bila diterjemahkan dalam bahasa desain jaringan seluler didapatkan nilai Erlang per kilometer persegi,

= 140,74 Erlang per km2.

Bila dihitung jumlah pelanggan yang dapat dilayani per kilometer persegi dengan penawaran intensitas trafik sebesar 33 mErlang per pelanggan maka didapatkan:

= (140,74)/ 33mErlang

= 4265 pelanggan per kilo meter persegi dengan tanpa memperhitungkan faktor hand off.

Bila area cakupan kota Kadalah 326,36 km2 dan jumlah pelanggan yang dapat dilayani per km2 adalah 4265 pelanggan maka dengan asumsi trafik per pelanggan 33 mErlang, GOS 2% didapatkan jumlah pelanggan yang dapat dilayani di kota K adalah 1.391.925 pelanggan.

Bila memperhitungkan faktor hand off sebesar 20% maka per BTS dikurangi dengan 20% untuk persediaan bila ada pengguna dari luar sel masuk ke sel yang baru.

Jumlah saluran yang tersedia adalah

= 36 (1-0.2) x 155 x 3 x 3

= 40176 saluran Jumlah saluran per kilometer persegi,

= 40176 / luas area K

= 123 saluran per km2.

Erlang per kilometer persegi area K, = 110.35

Erlang per km2 Jumlah pelanggan yang dapat dilayani untuk GOS 2%, dengan traffic offered 33m Erlang per pelanggan dan faktor hand off 20% adalah

= 110.35/33m

= 3344 pelanggan per km2.

Maka jumlah pelanggan yang dapat dilayani oleh area cakupan K seluas 326,36 km2 dengan penawaran trafik per pelanggan 33 mErlang, GOS 2% dan faktor hand off 20% adalah:

= jumlah pelanggan per kilometer x luas area K

= 3344 x 326,36

= 1.091.348 pelanggan.

Bila diinginkan bahwa tidak semua pelanggan melakukan percakapan pada durasi yang sama maka dapat disusun rumus kapasitas pelanggan per kilometer dengan mengetahui prosentase per Erlang dari semua pelanggan.

Jumlah pelanggan per kilometer persegi:

= [((Erlang per km2 x prosentase 25mErl)/0.025)+ ((Erlang per km2 x prosentase 30mErl)/0.03)+ ((Erlang per km2 x prosentase 33mErl)/0.033)+ ((Erlang per km2 x prosentase 40mErl)/0.04)+ ((Erlang per km2 x prosentase 50mErl)/0.05)].

Jumlah pelanggan kota K,

= jumlah pelanggan per kilometer persegi x luas area K.

Misalkan Erlang per kilometer 110.35 dengan pelanggan dengan prosentase 25 mErlang 10%, prosentase 30 mErlang 40%, prosentase 33 mErlang 30%, prosentase 40 mErlang 10% dan prosentase 50 mErlang sebanyak 10% maka didapatkan pelanggan per kilometer persegi dengan GOS 2% adalah 3.412 pelanggan. Maka jumlah pelanggan kota K adalah 1.113.700 pelanggan. 

Jadi pertanyaan sederhana tadi kita bisa menjawabnya dengan menghitung penjumlahan semua area cakupan kota secara nasional dari contoh kasus kota K tadi. Nah sekarang kita dapat menghitung kalaupun tidak secara eksak dapat kita perkirakan dengan memberikan asumsi-asumsi yang disepakati.

Semoga bermanfaat.

One thought on “Menghitung Kapasitas Pelanggan CDMA di suatu Area

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s