Hong Kong


Oleh : Hazim Ahmadi

Kebiasaan burukku kambuh. Setiap pergi abroad sering kali ada saja yang ketinggalan. Berikut list keteledoranku ikat pinggang dan sepatu (Kanada), peralatan sholat (Shenzhen), buku penting (Taipei), alat mandi (Isfahan, Iran) dan kali ini ke Hong Kong tidak membawa telepon seluler, alias ketinggalan di dashboard mobil.

Intinya adalah karena persiapan yang tidak matang mengakibatkan perjalanan menjadi tidak sempurna. Gara-garanya buru-buru mau ngejar travel dari Bandung ke Bandara Cengkareng.

Perjalanan ke Hong Kong ini adalah dalam rangka presentasi di acara Mobile Backhaul Asia 2009. Merupakan seminar yang diadakan oleh organiser guna membahas tentang backhaul, yaitu saluran antara BTS dan BSC pada jaringan seluler. Menjadi penting karena butuh kapasitas yang lebih besar ketika layanan yang ditawarkan adalah data pita lebar lewat HSPA, LTE dan WiMAX.

Meskipun beberapa kali pernah menjadi speaker di forum Internasional, tetap saja rasa sakit perut dan stress menghinggapi sejak di Indonesia hingga 1 jam menjelang presentasi. Hingga membuat nafsu makan berkurang dan akhirnya banyak hal yang terlupakan.

I am on the performance

I am on the performance

5 Maret 2009 pukul 14:00 waktu setempat, adalah hari pembebasan dimana bernafas menjadi lebih lega dan perut menjadi lebih lapar. Artinya aku sudah normal kembali setelah presentasiku selesai dan mendapatkan applaus dari semua yang hadir.

Hong Kong (never sleep city)

Kota di pulau kecil sebelah timur mainland China ini dulunya adalah koloni Inggris. Sekarang menjadi SAR dari PR China. Kotanya padat dan orang hidup menjulang ke atas, karena tinggalnya di apartment.

It's rush hour

It's rush hour

Jalanan di kota ini sepertinya di dominasi oleh angkutan umum. Mungkin karena banyakan tinggal di apartmen ya, sehingga mereka tidak punya garasi dan memilih public transportation. Bus, Mass Rapid Transportation (MRT), ferry dan taksi semuanya diatur dengan baik.

Public transportation

Public transportation

Di sebelah utara barat dari pantai Wanchai terlihat Kowloon yang merupakan daratan yang berbatasan dengan Hong Kong. Untuk ke sini kita bisa mencapainya dengan jalan darat, ada terowongan (barat dan timur), maupun melalui laut yaitu dengan feery. Pemandangan dari Kowloon ke Hong Kong lumayan keren.

 

 Hong Kong view from Kowloon

Hong Kong view from Kowloon

Malam sehabis hari presentasi itu bergabung dengan teman-teman Malaysia dan Tellabs, kita have a dinner in little India. Tempatnya adalah di kawasan yang multi etnis; orang India, orang China, para pekerjan migran sst…banyak orang Indonesia juga loh.

Indian food. It's so spicy.

Indian food. It's so spicy.

Cuma tiga hari di Hong Kong, tapi sudah cukup lah. Soalnya ga bebas makan dengan menu yang ada.

2 thoughts on “Hong Kong

    • hazimahmadi says:

      Wah di HK nggak bisa beli apa-apa Det. So little time so much to do. Paling hanya beli mainan buat anak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s