BTS 6 Sektor


Oleh: Hazim Ahmadi

Isu kapasitas adalah hal krusial saat ini yang dihadapi oleh para operator baik seluler berbasis GSM apalagi seluler berbasis teknologi CDMA. Banyaknya operator membuat persaingan memperebutkan pelanggan menjadi lebih ketat. Persaingan dilanjutkan dengan perang tarif yang memicu pendudukan trafik pada jaringan seluler milik operator meningkat pesat. Padahal dalam perancangan jaringan sistem tidak didisain dengan pola trafik tidak terbatas, akan tetapi ditentukan misalnya per pelanggan punya jatah durasi pembicaraan rata-rata 120 detik. Akibat dari pendudukan trafik yang tinggi maka performansi jaringan seluler milik operator menjadi terganggu atau tidak stabil.

 

Gambar Cakupan Outdoor

Banyak cara dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pelanggan pada jaringan seluler. Diantaranya dengan menambah jumlah BTS, menambah frekuensi carrier, meningkatkan efisiensi coding, memperbaiki transmisi sehingga menurunkan interferensi dan lain-lainnya. Salah satu metode yang akan ditempuh operator seluler CDMA adalah dengan mengimplementasikan BTS 6 sektor. Umumnya sektorial antena pada BTS adalah 1 sampai 3. Peningkatan jumlah sektor diyakini akan meningkatkan jumlah pelanggan yang mampu dilayani oleh jaringan.

 

Benchmark

Dari benchmark operator implementasi BTS 6 sektor pada jaringan CDMA pernah diimplementasikan oleh Reliance (India). Operator CDMA terbesar di dunia ini mengalami masalah dengan jumlah pelanggan yang harus ditangani oleh jaringan. Hasil percobaan lapangan adalah metode peningkatan kapasitas dengan menambah sektor BTS direkomendasikan untuk tidak diimplementasikan secara massal karena ternyata justru menurunkan performansi. Menambah sektor berarti mempersempit ruang sektor eksisting, dari sudut 120o menjadi 60o. Karena ruang pelanggan semakin kecil maka frekuensi berpindah cakupan sel yang melayani menjadi lebih sering.

 

Antena

BTS 6 sektor dapat diimplementasikan dengan tipe antena 33o yang mempunyai karakteristik beamwidth lebih sempit dan penguatan lebih tinggi dibanding antena untuk BTS 3 sektor (biasanya 65o). Karena itu perlu dipertimbangkan beberapa hal seperti pengaturan daya (supaya tidak terjadi overshooting ke sel lain), tipe mobilitas pelanggan daerah yang dicakup dan kekuatan tower (karena jumlah antena dan feeder bertambah).

 

Analisis

Splitting cell menjadi BTS 6 sektor dapat meningkatkan kapasitas BTS karena jumlah frekuensi pembawa meningkat dan isolasi terhadap interferensi dari sektor tetangga menjadi lebih baik. Tetapi karena area cakupan lebih kecil maka berpotensi meningkatkan keseringan soft hand off (SHO) yang pada akhirnya berpotensi meningkatkan terjadinya drop call terutama bila pelanggan bergerak cepat dari satu sel ke sel lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s