Tehran-Dubai-Colombo


Tehran, Iran

Bandara IKIA, Iran

Bandara Imam Khomeini International Airport (IKIA) adalah bandara internasional yang menghubungkan Iran dengan dunia luar. Letaknya di luar kota Teheran. Kalau kita menggunakan taksi dari pusat kota ke bandara memerlukan biaya kira-kira USD 18 atau 200.000 rial Iran atau 20 ribu toman. Di sana-sini ada terlihat iklan himbauan kepada wanita dan remaja putri untuk mengenakan pakaian yang sesuai syariat Islam.

Kota Tehran (Pandangan dari Pesawat)

Dari dalam pesawat sempat saya mengabadikan pemandangan kota Teheran, Iran. Merupakan salah satu kota terpadat di Iran yang sekaligus ibu kota. Dulu ceritanya menjadi ibu kota Iran, karena supaya lebih dekat dengan perbatasan Rusia agar wilayah tersebut lebih terjaga. 100 tahun yang lalu Iran pernah konflik dengan Rusia.

 

Azadeh Square
Para kaum Mullah Iran, boleh meruntuhkan hegemoni kaum kapitalis yang didukung Amerika. Namun ketika berhadapan dengan kegemaran orang Iran akan sepakbola mereka tidak berani untuk mengharamkan olahraga ini. Di belakang sana terlihat Azadeh Square, yaitu stadion sekaligus menjadi tempat berkumpul orang Iran. Bila mereka melakukan demontrasi, biasanya mereka melakukan start jalan dari Azadeh Square ini.

 

Tandouri Chicken
Ada salah satu jenis masakan terkenal untuk daerah Iran dan Pakistan yaitu Ayam Tandouri (tandouri chicken). Ayam ini dibakar diberi bumbu-bumbu khas Timur Tengah. Rasanya gurih dan sedikit basah.
Toko Berbagai Macam Kacang
Di sudut-sudut kota banyak toko yang menjual kacang-kacangan. Yang paling terkenal kacang dari Iran katanya kacang Pistacio. Aku sempat beli 50 USD. Rasanya gurih, renyah dan ada yang asin ada yang manis.

Taman Kota

Orang-orang Iran sangat suka bertamasya dengan keluarganya. Mereka sekeluarga dengan membawa bekal makanan dan minuman kemudian berkunjung ke taman-taman kota dan melakukan santap makan bersama. Seperti di Teheran, terdapat suatu taman tempat orang berkumpul pada sore hari. Mereka berjalan-jalan menikmati suasana sejuknya udara taman yang dekat dengan kota.

Hazim (Indonesia), Sami (Tunesse), Ananta dan Hari (Nepal)
Menunggu penerbangan ke negara masing-masing kami berlima sempat jalan-jalan ke Taman Kota. Sambil nantinya beli makan malam.

Dubai, Uni Emirat Arab (UEA)

Dubai, UEA
Pemandangan di Bandara Dubai, Uni Emirat Arab, yang merupakan salah satu hub terpenting saat ini. Kita tidak merasa kalau sedang berada di salah satu negara Arab, karena pemandangannya sudah seperti bandara-bandara di negara non arab saking banyaknya orang berlalu lalang dari berbagai jenis kulit, bangsa dan bahasa.
Uni Emirat Arab (UEA) tidak hanya membuat hub internasional terpenting di kawasan Timur Tengah, namun juga mempunyai maskapai penerbangan yang terkenal dengan pelayanan prima. Maskapai ini juga mensponsori stadion utama klub Liga Inggris papan atas Arsenal. Bahkan pernah mengadakan suatu liga antara klub besar di masing-masing negara. Maskapai tersebut adalah Emirates Air. Aku pakai penerbangan ini ketika ke Iran. Fly Emirates! 

Colombo, Srilanka

Bandara Kolombo, Sri Langka.
Sebelum pulang ke Jakarta, pesawat sempat mampir ke Kolombo, Sri Langka. Kotanya masih rawan karena masih ada konflik antara pemerintah berkuasa dengan pembrontak, kelompok Macan Tamil. Di pinggir bandara terlihat meriam, kendaraan tentara dan tentu tentara yang siap mengantar anda bila anda berniat turun dari pesawat.

One thought on “Tehran-Dubai-Colombo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s