Shenzhen II…


Mengunjungi kota Shenzen, sebuah kota modern China di wilayah yang berbatasan dengan Hong Kong, SAR selalu menjadi menarik. Karena berarti ada acara makan masakan China yang enak, belanja murah di wang jang be atau di Zhuhai untuk electronic ataupun ke jalan Dong men yang berada di pusat kota.

Hari itu tgl 8 April 2007 sore kita tiba di Hotel Panglin, setelah sekitar 1 jam-an dari bandara Hong Kong kita menuju Shen zen dengan jalur darat. Kalau di Indonesia mobil Alphard atau Mercedes lampu kacang adalah mobil mewah, maka bagi Hong Kong mobil-mobil ini adalah sebagai travel. Seperti biasa karena rombongan kita dijemput dengan mobil alphard.

 

Yang paling berkesan kunjungan kita kali ini adalah kembali kita ketemu dengan masakan halal ala shinjiang yaitu sate kambing (kebab) yang dipanggang garing tapi empuk, gurih dan pedas. Juga daging kambing bagian paha yang entah digoreng atau diapakan ya tapi rasa gurih garing dan tanpa minyak. Juga di depan masjid Shenzen ada warung-warung China Muslim, yang jualan seperti miso langsung dibuat ditempat tersebut. Harganya murah cuma 5 RMB (sekitar enam ribu rupiah), tapi sudah dapat satu mangkuk besar. Mungkin kalau di Jakarta harganya dah diatas sepuluh ribu deh.

Oh ya pada tgl 12 nya kita pergi ke Guang zhou, sebuah kota tua dan besar serta kosmopolitan. Di sana sudah banyak kita bertemu dengan bangsa-bangsa lain seperti orang kulit hitam, orang arab libanon atau eropa. Kita berkunjung ke museum yang menyimpan barang-barang peninggalan jaman dahulu seperti bantal yang terbuat dari keramik dari berbagai wilayah di China. Juga adalah mummi raja yang sudah ratusan tahun. Serta ditemukannya makam raja yang meninggal didampingi oleh para pengawal pribadinya, istri, juru masak, pemain musik, penasehat kurang lebih ada 17 pendamping. Mereka katanya dibunuh untuk menemani raja di alam kubur.

Di hari tgl 11 kita diajak ke Zhuhai yaitu kota yang menjadi gerbang china daratan dari Macau. Di sana kita bisa membeli segala macam barang elektronik tiruan dan murah. Kamu bisa bayangkan memory disk 64 Gb hanya dengan 100 RMB (seratus dua puluh ribu), gila enggak coba! Wah ternyata juga ada handphone N73 yang murah cuma 800 RMB (sekitar satu juta rupiah), tapi seteleh kita periksa ternyata bukan buatan NOKIA tap…..NCKIA hehehe. Akhirnya aku hanya beli mainan helikopter yang seharga 115 RMB buat dibawa ke Indonesia.

Hari terakhir kita jalan-jalan ke wang jang be yang terkenal dengan barang electronik murah tiruan di kota shenzen sendiri. Aku ga beli apa2, habis pada thn 2006 lalu beli SD card kecewa ketika sampai di Indonesia error.

Mau balik ke Indonesia….wah ternyata tasnya ga cukup, akhirnya aku beli tas travel. Merknya terkenal, namun palsu, tapi cukup bagus dan kuat. Minta nya harga 240 RMB, langsung aku tawar 120 RMB. Gila! Kamu orang dari Philipina ya kok nawarnya murah. Oh enggak saya dari Indonesia. Katanya, Indonesia nawar murah-murah kalau singapura ngasi harganya bagus. Akhirnya ketika mau aku tinggal pergi dikasi juga dengan harga 120 RMB. Hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s